The history of Africa begins with the emergence of Homo sapiens in East Africa, and continues into the present as a patchwork of diverse and politically developing nation states. The recorded history of early civilization arose in the Kingdom of Kush,[1] and later in Ancient Egypt, the Sahel, the Maghreb and the Horn of Africa. During the Middle Ages, Islam spread west from Arabia to Egypt, crossing the Maghreb and the Sahel. Some notable pre-colonial states and societies in Africa include the Ajuran Empire, D'mt, Adal Sultanate, Warsangali Sultanate, Kingdom of Nri, Nok culture, Mali Empire, Songhai Empire, Benin Empire, Ashanti Empire, Ghana Empire, Mossi Kingdoms, Mutapa Empire, Kingdom of Mapungubwe, Kingdom of Sine, Kingdom of Sennar, Kingdom of Saloum, Kingdom of Baol, Kingdom of Cayor, Kingdom of Zimbabwe, Kingdom of Kongo, Empire of Kaabu, Ancient Carthage, Numidia, Mauretania, and the Aksumite Empire.
From the mid-7th century, the Arab slave trade saw Muslim Arabs enslave Africans following an armistice between the Rashidun Caliphate and the Kingdom of Makuria after the Second Battle of Dongola in 652 AD. They were transported, along with Asians and Europeans, across the Red Sea, Indian Ocean, and Sahara Desert.
From the late 15th century, Europeans joined the slave trade that includes the triangular trade, with the Portuguese initially acquiring slaves through trade and later by force as part of the Atlantic slave trade. They transported enslaved West, Central, and Southern Africans overseas.[2]
In the late 19th and early 20th centuries, European colonization of Africa developed rapidly in the Scramble for Africa. It is widely believed that Africa had up to 10,000 different states and autonomous groups with distinct languages and customs before it was colonized.[3] Following struggles for independence in many parts of the continent, as well as a weakened Europe after the Second World War, decolonization took place, culminating in the 1960 Year of Africa.
Africa's history has been challenging for research in the field of African studies because of the scarcity of written sources in large parts of the continent, particularly with the destruction of many of the most important manuscripts from Timbuktu. Disciplines such as the recording of oral history, historical linguistics, archaeology and genetics have been crucial.
Sejarah Afrika dimulai dengan munculnya Homo sapiens di Afrika Timur, dan terus berlanjut ke hadir sebagai tambal sulam yang beragam dan mengembangkan politik negara bangsa. Sejarah mencatat peradaban awal muncul di Kerajaan Kush, [1] dan kemudian di Mesir Kuno, Sahel, Maghreb dan Tanduk Afrika. Selama Abad Pertengahan, Islam menyebar barat dari Arab ke Mesir, melintasi Maghreb dan Sahel. Beberapa negara pra-kolonial terkenal dan masyarakat di Afrika termasuk ajuran Empire, D'mt, Adal Kesultanan, Warsangali Kesultanan, Kerajaan NRI, budaya Nok, Mali Empire, Songhai Empire, Benin Empire, Ashanti Empire, Kekaisaran Ghana, Mossi Kingdoms, Mutapa Empire, Kerajaan Mapungubwe, Kerajaan Sine, Kerajaan Sennar, Kerajaan Saloum, Kerajaan baol, Kerajaan Cayor, Kerajaan Zimbabwe, Kerajaan Kongo, Kekaisaran Kaabu, Carthage Kuno, Numidia, Mauritania, dan Kekaisaran Aksumite .
Dari pertengahan abad ke-7, perdagangan budak Arab melihat Muslim Arab memperbudak Afrika menyusul gencatan senjata antara Kekhalifahan Rasyidin dan Kerajaan Makuria setelah Pertempuran Kedua Dongola di 652 AD. Mereka diangkut, bersama dengan orang Asia dan Eropa, menyeberangi Laut Merah, Samudera Hindia, dan Gurun Sahara.
Dari akhir abad ke-15, orang Eropa bergabung dengan perdagangan budak yang mencakup perdagangan segitiga, dengan Portugis awalnya memperoleh budak melalui perdagangan dan kemudian dengan paksa sebagai bagian dari perdagangan budak Atlantik. Mereka diangkut diperbudak Barat, Tengah, dan Afrika Selatan di luar negeri. [2]
Pada abad ke-20 akhir 19 dan awal, kolonisasi Eropa Afrika berkembang pesat di Perebutan Afrika. Secara luas diyakini bahwa Afrika memiliki hingga 10.000 negara yang berbeda dan kelompok otonom dengan bahasa dan adat istiadat yang berbeda sebelum dijajah. [3] Berikut perjuangan kemerdekaan di banyak bagian benua, serta Eropa melemah setelah Perang Dunia Kedua, dekolonisasi berlangsung, yang berpuncak pada tahun 1960 Tahun Afrika.
sejarah Afrika telah menantang untuk penelitian di bidang studi Afrika karena kelangkaan sumber-sumber tertulis di sebagian besar benua, terutama dengan penghancuran banyak manuskrip yang paling penting dari Timbuktu. Disiplin ilmu seperti rekaman sejarah lisan, linguistik historis, arkeologi dan genetika telah penting.
Sudah lama pakai History of Africa, selalu konsisten dan update terbaru selalu menambah kepuasan.
Saya suka History of Africa karena selalu update dengan perkembangan zaman.
Saya cinta History of Africa! Semua orang harus mencoba ini.
History of Africa benar-benar memenuhi harapan saya. Sangat puas!
Saya sangat merekomendasikan History of Africa. Kualitasnya terjamin.